Pagi-pagi, tarik chuk (sambil menyela)..drrngggg (Vespa menyala)
Menyalakan mp3, menarik kopling, persneling dimasukan (Vespa mulai mengaspal)
Lampu lalu lintas berwarna merah, berhenti dibelakang garis putih, menyalakan rokok, lampu hijau menyala (Vespa mulai melaju (kembali) )
Ditengah perjalanan…drrngggg..grrrggg…. (Vespa mogok)
Dorong-dorong, menepi ke trotoar, membakar rokok (lagi) (biar ga galau Vespa mogok)
Buka Boks mesin, pengin buka busi, buka boks kiri, kunci busi ga ada (bloodyhell, menyesal ga ganti kunci boks Vespa)
teettt…tettt…drrnngggg…ggrrggg…. (ada anak Vespa dateng)
"Kenapa bos??" (kata anak Vespa itu), "Ini bos busi (kayanya) mati, mau di cek, kuncinya raib, ada yang ambil" (pemilik Vespa). "Ohh, yaudah pake aja punya gw" (kata anak Vespa itu)
treekk..treekk..treekk….(busi udah dibuka) “Oiya mati nih busi, udah hitam”, “lo ada busi cadangan ga??” (tanya anak Vespa itu). ” (sayangnya) ga ada bos, ikut raib barengan kunci2 vespa gw” (kata pemilik Vespa). “Yaudah, gw ada nih, lo pakai aja dulu, santai aja”. “Oke, makasih banyak nih (pemilik Vespa)
treeekk…treekkk…treekkk (busi baru udah dipasang). drrggg…drgggg (Vespa disela) drrnngggg…drrnggg…..( Vespa menyala lagi…(seneng) )
"Yoi, udah nyala tuh" (kata anak Vespa itu). "Sip, tengkyu banget nih, ngeroko dulu lah sebatang, dua batang" (pemilik Vespa). " Boleh", "Vespa tahun berapa bos, bagus nih" (anak Vespa). "Tahun 77 bos, lo tahun berapa" (pemilik Vespa)….(dst, dst..)…. (Obrolan diantara pemilik Vespa)
"Yaudh deh, cabut dulu, gawe nih bos" (anak Vespa). "Yoi bos, sama gw juga, sekali lagi makasih ya" (pemilik Vespa).
Menyalakan mp3, menarik kopling, persneling dimasukan (Vespa mulai mengaspal..lagi..)
Nyanyi-nyanyi ..”naik vespa keliling kota, sampaiiii..binariaaaaaaa “(NAIF-Piknik 72)
tettt…tettt…tett… (ada anak Vespa (lain) yang menegur) “duluan bos” (kata anak Vespa (lain) itu )
tettt…teetttt… “yoo, silahkan bos…” (pemilik Vespa)
drrrnngggg….drrrngggggg…. begitulah (Vespa)
Menyalakan mp3, menarik kopling, persneling dimasukan (Vespa mulai mengaspal)
Lampu lalu lintas berwarna merah, berhenti dibelakang garis putih, menyalakan rokok, lampu hijau menyala (Vespa mulai melaju (kembali) )
Ditengah perjalanan…drrngggg..grrrggg…. (Vespa mogok)
Dorong-dorong, menepi ke trotoar, membakar rokok (lagi) (biar ga galau Vespa mogok)
Buka Boks mesin, pengin buka busi, buka boks kiri, kunci busi ga ada (bloodyhell, menyesal ga ganti kunci boks Vespa)
teettt…tettt…drrnngggg…ggrrggg…. (ada anak Vespa dateng)
"Kenapa bos??" (kata anak Vespa itu), "Ini bos busi (kayanya) mati, mau di cek, kuncinya raib, ada yang ambil" (pemilik Vespa). "Ohh, yaudah pake aja punya gw" (kata anak Vespa itu)
treekk..treekk..treekk….(busi udah dibuka) “Oiya mati nih busi, udah hitam”, “lo ada busi cadangan ga??” (tanya anak Vespa itu). ” (sayangnya) ga ada bos, ikut raib barengan kunci2 vespa gw” (kata pemilik Vespa). “Yaudah, gw ada nih, lo pakai aja dulu, santai aja”. “Oke, makasih banyak nih (pemilik Vespa)
treeekk…treekkk…treekkk (busi baru udah dipasang). drrggg…drgggg (Vespa disela) drrnngggg…drrnggg…..( Vespa menyala lagi…(seneng) )
"Yoi, udah nyala tuh" (kata anak Vespa itu). "Sip, tengkyu banget nih, ngeroko dulu lah sebatang, dua batang" (pemilik Vespa). " Boleh", "Vespa tahun berapa bos, bagus nih" (anak Vespa). "Tahun 77 bos, lo tahun berapa" (pemilik Vespa)….(dst, dst..)…. (Obrolan diantara pemilik Vespa)
"Yaudh deh, cabut dulu, gawe nih bos" (anak Vespa). "Yoi bos, sama gw juga, sekali lagi makasih ya" (pemilik Vespa).
Menyalakan mp3, menarik kopling, persneling dimasukan (Vespa mulai mengaspal..lagi..)
Nyanyi-nyanyi ..”naik vespa keliling kota, sampaiiii..binariaaaaaaa “(NAIF-Piknik 72)
tettt…tettt…tett… (ada anak Vespa (lain) yang menegur) “duluan bos” (kata anak Vespa (lain) itu )
tettt…teetttt… “yoo, silahkan bos…” (pemilik Vespa)
drrrnngggg….drrrngggggg…. begitulah (Vespa)
0 komentar:
Posting Komentar